
RANTAU, lintasbanua.com – Bupati Tapin H. Yamani membuka secara langsung kegiatan sunatan massal yang digelar Tim Penggerak PKK Tapin bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, di Gedung Sekretariat PKK Tapin, Senin (02/03/2026).
Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Dari kuota awal sebanyak 150 anak, jumlah pendaftar justru membeludak hingga mencapai 175 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tapin.
Kepala Dinas Kesehatan Tapin, H. Noor Ipansyah, mengatakan pihaknya tetap melayani seluruh peserta yang telah mendaftar.
“Kuota awal 150 anak, tapi yang mendaftar sudah 175. Jika masih ada yang ingin ikut, kami siap melayani,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan anak sekaligus membantu masyarakat mendapatkan layanan sunat secara gratis.
Proses sunatan dilakukan oleh tenaga medis profesional, terdiri dari satu dokter spesialis bedah, satu dokter umum, 20 perawat, serta 10 tenaga farmasi guna memastikan keamanan dan kenyamanan peserta.
Ketua TP PKK Tapin, Hj. Faridah Yamani, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut, terlebih karena digelar bertepatan dengan bulan Ramadan dan masa libur sekolah.
“Momen ini sangat tepat, sehingga anak-anak bisa beristirahat dan proses pemulihan tidak mengganggu kegiatan belajar,” katanya.
Menurutnya, sunatan massal tidak hanya bagian dari tradisi, tetapi juga memiliki manfaat penting bagi kesehatan anak.
“Sunat membantu menjaga kebersihan dan mencegah berbagai penyakit. Ini langkah kecil, tapi penting untuk masa depan anak-anak kita,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Tapin H. Yamani menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini perlu terus digalakkan, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan semangat berbagi.
“Sunatan massal ini bukan sekadar tradisi, tetapi bagian dari upaya menjaga kesehatan, kebersihan, dan kesejahteraan anak-anak kita,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.





