
RANTAU, lintasbanua.com – Wakil Bupati Tapin H. Juanda secara resmi membuka kegiatan Advokasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) bagi para stakeholder dan mitra kerja, Rabu (7/1/2026), di Aula Tamasa.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama lintas sektor.
Dalam sambutannya, H. Juanda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang selama ini konsisten mendukung program pembangunan keluarga di Kabupaten Tapin. Menurutnya, sinergi yang terbangun telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Wakil Bupati menegaskan, Program Bangga Kencana tidak hanya berfokus pada pengendalian penduduk, tetapi merupakan strategi nasional dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.
“Perencanaan keluarga yang baik berpengaruh langsung terhadap kesehatan ibu dan anak, serta menjadi kunci utama dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Tapin,” ujar Juanda.
Ia menjelaskan, Program Bangga Kencana menyasar siklus kehidupan secara menyeluruh, mulai dari pendewasaan usia perkawinan bagi remaja, pendampingan calon pengantin dan ibu hamil, pelayanan Keluarga Berencana (KB) bagi Pasangan Usia Subur (PUS), hingga pemantauan tumbuh kembang balita sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.
Lebih lanjut, Juanda menekankan bahwa keberhasilan program di lapangan sangat bergantung pada peran aktif seluruh elemen, mulai dari perangkat desa, TP-PKK, tenaga kesehatan, penyuluh KB, hingga organisasi kemasyarakatan.
“Melalui kegiatan advokasi ini, saya mengajak seluruh mitra kerja untuk memperkuat komitmen dan mengintegrasikan Program Bangga Kencana ke dalam kebijakan di sektor masing-masing agar pelaksanaannya berkelanjutan,” tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Tapin untuk terus meningkatkan kualitas hidup keluarga serta mencetak generasi masa depan yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.





