Dari Bedah Rumah hingga Santunan Kematian, Program Yamani–Juanda Mulai Dirasakan Warga Tapin

RANTAU, lintasbanua.com – Perayaan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tapin bukan hanya menjadi acara tahunan, tetapi momentum bagi masyarakat untuk merasakan langsung perubahan melalui program-program sosial pemerintah daerah.

Dalam 10 bulan kepemimpinan, Bupati H. Yamani dan Wabup H. Juanda mengalirkan sejumlah bantuan langsung, mulai dari program RTLH, kesehatan gratis, santunan kematian, hingga bantuan masjid Rp200 juta melalui safari Jumat.

Program Bedah Rumah menjadi yang paling dirasakan warga. Sebanyak 1.000 rumah tidak layak huni rampung diperbaiki hanya dalam waktu 90 hari.

“Program ini harus menyentuh mereka yang paling membutuhkan,” kata Bupati Yamani.

Program ini terus berlanjut setiap tahun hingga 2030.

Layanan Kesehatan Gratis

Warga kini bisa mendapat pengobatan gratis dari puskesmas hingga RSUD Datu Sanggul cukup menunjukkan KTP Tapin.

Pemerintah menyiapkan anggaran Rp100 juta per bulan untuk menutup biaya pengobatan warga yang tak tercover BPJS.

Selain itu, fasilitas RSUD juga ditingkatkan: alat medis baru, penambahan dokter spesialis, dan percepatan layanan.

Santunan Kematian dan Bantuan Keagamaan

Santunan kematian Rp2 juta diberikan tanpa proses panjang dan langsung diawasi Bupati agar tepat sasaran.

Di bidang keagamaan, Pemkab memberikan Rp200–500 juta untuk masjid, santunan guru mengaji, TKA/TPA, dan bantuan rutin penyelenggaraan haul.

Safari Jumat pun dilakukan tanpa seremoni, langsung bertemu jamaah dan menyerahkan bantuan tunai.

Pemkab juga mengucurkan pinjaman UMKM tanpa jaminan dan tanpa bunga, yang diharapkan bisa menggerakkan ekonomi desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *