
RANTAU, lintasbanua.com – Ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj. Faridah bersama Wakil Ketua PKK Kabupaten Tapin Hj. Elya Hartati melakukan peninjauan ke sejumlah titik banjir di Kabupaten Tapin, Kamis (8/1/2025).
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.
Peninjauan diawali dengan mengunjungi Desa Marampiau, termasuk SDN Marampiau, yang terdampak genangan banjir cukup parah. Dalam kesempatan tersebut, rombongan TP PKK Tapin turut menyalurkan bantuan kepada masyarakat setempat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan ke Desa Banua Halat Kanan, Dusun Baruh, yang juga mengalami dampak serupa. Di lokasi ini, TP PKK Tapin kembali menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir.
Ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj. Faridah mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan bantuan dapat disalurkan tepat sasaran.
“Kondisi warga cukup memprihatinkan karena banjir yang melanda sudah berlangsung selama beberapa pekan,” ujarnya.
Faridah menambahkan, selain meninjau kondisi lapangan, TP PKK Tapin juga menyalurkan bantuan sembako, serta bantuan khusus bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak, sebagai kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih.
“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat sedikit meringankan beban warga Kabupaten Tapin yang terdampak banjir,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Faridah juga mengingatkan warga untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia di desa maupun rumah sakit terdekat. Hal ini menyusul mulai munculnya sejumlah penyakit akibat banjir, seperti penyakit kulit dan kutu air.
“Kami mengimbau warga agar tidak ragu memeriksakan kesehatan, terutama jika sudah mengalami keluhan penyakit akibat banjir,” pintanya.
Selain itu, Faridah juga meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air, mengingat curah hujan masih cukup tinggi di Kabupaten Tapin, khususnya bagi warga yang tinggal di bantaran sungai.
“Yang paling utama adalah keselamatan diri dan keluarga. Tetap waspada dan segera mengamankan diri jika kondisi air kembali meningkat,” tegasnya.





