
RANTAU, lintasbanua.com – Lantunan takbir menggema di Kota Rantau, Kabupaten Tapin, Jumat malam (20/03/2026). Ribuan umat Muslim mengikuti takbiran keliling sebagai ungkapan syukur atas berakhirnya ibadah puasa Ramadan.
Takbiran keliling menjadi simbol kemenangan sekaligus kebersamaan. Warga tumpah ruah mengikuti pawai kendaraan sambil mengumandangkan kalimat takbir yang mengagungkan kebesaran Allah.
Bupati Tapin H. Yamani menegaskan bahwa takbiran keliling bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum mempererat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kebahagiaan ini bukan hanya milik yang berpuasa. Fakir miskin dan kaum dhuafa juga ikut merasakannya melalui zakat fitrah,” ujarnya.
Menurutnya, malam takbiran juga menjadi bagian dari persiapan rohani sebelum melaksanakan Salat Idulfitri.
“Takbir adalah pengingat akan kebesaran Allah dan kemenangan iman setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa,” tambahnya.
Suasana malam takbiran di Rantau berlangsung meriah dengan iring-iringan kendaraan yang melintas di sejumlah ruas jalan. Warga pun antusias menyaksikan dan turut meramaikan pawai tersebut.
Semangat kebersamaan yang tercermin dalam takbiran diharapkan tidak berhenti pada momentum Idulfitri, melainkan terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.
Gema takbir yang menggema di penjuru kota menghadirkan kehangatan Idulfitri, sekaligus mencerminkan harmoni masyarakat di Kabupaten Tapin.





