
RANTAU, lintasbanua.com – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Bumi Ruhuy Rahayu, Pemerintah Kabupaten Tapin membangun laboratorium kesehatan masyarakat (Labkesmas) baru dengan fasilitas modern.
Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Tapin H. Yamani bersama Wakil Bupati H. Juanda di area samping Kantor Dinas Kesehatan Tapin, Senin (21/07/2025).
Bupati Tapin H. Yamani mengatakan, laboratorium tersebut akan menjadi pusat pemeriksaan penyakit menular maupun tidak menular dengan peralatan yang lebih canggih dan representatif.
“Ini bukan sekadar gedung, tetapi ujung tombak deteksi dini. Kesehatan adalah investasi paling berharga bagi Kabupaten Tapin,” ujarnya.
Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp14,2 miliar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun Anggaran 2025.
Dari jumlah itu, Rp12,6 miliar digunakan untuk pembangunan fisik, sedangkan sisanya dialokasikan bagi kebutuhan lain seperti jasa konsultan dan pendampingan.
Pengerjaan ditargetkan rampung dalam 150 hari kalender sehingga bisa beroperasi penuh pada 2026.
Bupati bersama wakilnya juga memastikan dukungan penuh untuk pemenuhan sumber daya manusia (SDM) laboratorium.
“Masalah formasi tenaga kerja, kami tidak setengah hati. Berapa pun diperlukan, insyaallah kami akomodir,” tegasnya.
Selain menjadi fasilitas vital, pembangunan ini disebut sebagai simbol sinergi berbagai pihak.
Bupati mengapresiasi kerja keras jajaran Dinas Kesehatan dan pihak terkait yang berhasil mewujudkan gagasan ini menjadi nyata.
“Ini mimpi yang pelan-pelan kita wujudkan. Semoga masyarakat Tapin dapat menikmati layanan kesehatan yang lebih akurat, cepat, dan komprehensif,” pungkas H. Yamani.





