
RANTAU, lintasbanua.com – MTsN 5 Tapin resmi menjadi wakil Kabupaten Tapin dalam ajang Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2025. Penilaian lapangan dilakukan langsung oleh Tim UKS/M Provinsi Kalsel, Senin (8/9), yang disambut antusias oleh jajaran sekolah, siswa, dan pemerintah daerah.
Wakil Bupati Tapin, H. Juanda, menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan karena salah satu sekolah di Tapin dipercaya tampil di tingkat provinsi.
“Alhamdulillah, hari ini kita kedatangan tim penilai dari Provinsi Kalimantan Selatan. MTsN 5 Tapin menjadi duta Kabupaten Tapin dalam penilaian UKS tingkat provinsi. Mudah-mudahan hasilnya maksimal, bahkan bisa juara,” ujarnya.
Menurutnya, Pemkab Tapin terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, baik dari sisi sarana maupun lingkungan sekolah.
“Masih ada kekurangan, khususnya ruang belajar dan sanitasi. Insya Allah mulai tahun 2026 kami komitmen memenuhi alokasi 20 persen APBD untuk pendidikan, termasuk perbaikan fasilitas sekolah dan toilet, agar kesehatan siswa lebih terjamin,” tegas Juanda.
Selain itu, ia mengapresiasi kreativitas siswa yang menjadi duta sekolah dalam berbagai bidang.
“Luar biasa mendengar paparan duta-duta siswa, mulai dari duta kesehatan hingga duta anti narkoba. Mereka berperan nyata menjaga kebersihan dan lingkungan madrasah. Ini bukti anak-anak Tapin punya kualitas dan siap bersaing dengan daerah lain,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga melakukan panen perdana tanaman hidroponik hasil karya siswa MTsN 5 Tapin, yang menjadi salah satu inovasi unggulan sekolah dalam program adiwiata.
Sementara itu, anggota Tim Penilai UKS/M Provinsi Kalsel, Ardiansyah, mengaku terkesan dengan kesiapan MTsN 5 Tapin.
“Implementasi UKS di sini terlihat jelas, mulai dari pola hidup sehat siswa hingga inovasi lingkungan. Ditambah lagi dengan keberadaan banyak duta aktif yang memberi dampak positif. Sekolah ini sangat berpeluang bersaing dengan sekolah lain di Kalimantan Selatan,” katanya.
Ia menambahkan, hasil akhir lomba akan diumumkan setelah seluruh 13 kabupaten/kota selesai diverifikasi pada awal Oktober 2025.
Kepala MTsN 5 Tapin Selatan, Hj. Sitti Mariyam, menegaskan pihaknya sudah mempersiapkan diri jauh hari sejak ditunjuk mewakili Tapin.
“Kami bekerja sama dengan Puskesmas Tapin Selatan, SKPD terkait, serta pihak swasta seperti PT AGM dan HRS. Mulai dari pembinaan kader kesehatan, perbaikan lingkungan madrasah, hingga pengembangan hidroponik sebagai program adiwiata,” jelasnya.
Menurut Mariyam, dukungan pemerintah daerah menjadi motivasi besar bagi sekolah dan siswa untuk tampil maksimal.
“Semoga penilaian kali ini bisa membawa MTsN 5 Tapin meraih juara pertama di tingkat provinsi dan mengharumkan nama Kabupaten Tapin,” pungkasnya.





